Minggu, 02 September 2018

cisco tugas 3


                    DESAIN CISCO STATIC, DHCP, DAN WIFI
 STATIC, DHCP, WIFI adalah mode cara pengalamatan IP yg mana kita butuhkan untk saling mengenal antar PERANGKAT, Static adalah pengalamatan IP dengan cara manual yaitu kita disuruh untuk mengisi sendiri alamat IP pada PERANGKAT. DHCP adalah pegalamatan IP dengan cara otomatis yaitu kita hanya mengisi perintah DHCP pada SERVER saja, selanjutnya kita hanya mengklik DHCP saat pengalamatan IP Otomatis IP pada PERANGKAT tersebut akan terisi. WIFI sebenarnya bukan mode pengalamatan IP tetapi WIFI adalah media penghubung antar PERANGKAT dengan menggunakan WIRELESS atau tanpa kabel, pada WIFI pengalamatan yg digunakan adalah DHCP. 
1.Buka paket cisco treser
2.Buatlah device sebagai8 berikut
1 | C I S C O S t a t i c , D H C P , & W I F I
3. Sebelum disambungkan dengan kabel, agar kita dapat mengetahui port mana yg tersambung kabel kita bisa setting terlebih dahulu Always show port portable, dengan cara klik options> preferences> centang pada tabel Always show port portable.
4. Sebelum memasang kebel lebih baik kita menambahkan port port yg kurang pada perangkat seperti SWITCH PT yg hanya memiliki 4 port kita bisa tambahkan port itu menjadi 6 atau sesuai kebutuhan, sedangkan ROUTER PT karna hanya memiliki 2 port saja lebih baik kita tambah kan port-nya pada perangkat tesebut. Dengan cara Klik perangkat> Physical> Matikan Perangkat> Pasangkan Port CFE pada tempat yg kosong> Lalu Hidupkan Kembali Perangkatnya.
2 | C I S C O S t a t i c , D H C P , & W I F I
5. Setelah sudah, kita bisa memasangkan kabel kesetiap perangkat. Catatan: untuk perangkat yg sama kita gunakan kabel CROSS, sedangkan untuk perangkat yg berbeda kita bisa gunakan kabel STRAIGHT.
6. Jika sudah tersambung kita dapat menyetting setiap perangkat, dengan IP dan GATEAWAY berikut.
7. Untuk pertama kita setting MODE STATIC terlebih dahulu, dengan cara klik PC> Desktop> IP configuration> lalu isi kolom tersebut dengan contoh seperti foto pada NO. 6, sebagai contoh dengan nomor absen saya dengan absen 5. Lakukan ke setiap PC pada MODE STATIC.
8. Selanjutnya kita lanjutkan dengan menyetting dengan cara DHCP, untuk menyetting DHCP kita setting langsung ke servernya, dengan cara klik SERVER> Desktop> IP configuration> isi tabel tersebut.
4 | C I S C O S t a t i c , D H C P , & W I F I
Lalu kita lanjutkan dengan menyetting untk DHCP nya, dengan cara klik SERVER> SERVICES> DHCP> Klik ON dan Isi kolom tersebut> Klik SAVE.
Setelah sudah lanjut kita buat setiap PC menjadi DHCP dengan cara Klik PC> Desktop> IP configuratin> Klik DHCP. Lakukan kesetiap PC pada MODE DHCP
5 | C I S C O S t a t i c , D H C P , & W I F I
9. Setelah sudah kita lanjutkan dengan MODE WIFI, dengan cara Klik ACCESS POINT> CONFIG>PORT 1> Lalu isi SSID dengan Nama Kamu> Klik WPAPSK> Isi PSK Pass Phrase dengan Nama Kamu.
Lanjut sebelum menyetting pada WIFI LAPTOP kita terlebih dahulu merubah port pada LAPTOP menjadi mode wireless. Sama seperti menambahkan port, merubah port harus mengosongkan terlebih dahulu port-nya sebelum di ubah. Dengan cara Klik LAPTOP> Physical> Matikan LAPTOP> Hilangkan Port CFE> lalu pasang kembali dengan Port WPC300N> Hidupkan kembali LAPTOP-nya. Lakukan juga pada LAPTOP satu nya.
6 | C I S C O S t a t i c , D H C P , & W I F I
Setelah sudah diganti dengan port WIRELESS selanjutnya kita setting setiap LAPTOP dengan cara Klik LAPTOP> Desktop> PC Wireless> CONNECT> Klik WIFI dengan SSID nama kamu tadi> Klik Connect> Isi Password yg tadi kamu buat> Klik Connect> Otomatis WIFI akan terhubung. Lakukan juga pada LAPTOP satu-nya
7 | C I S C O S t a t i c , D H C P , & W I F I
8 | C I S C O S t a t i c , D H C P , & W I F I
Lanjut kita setting DHCP nya, sama seperti kita menyetting DHCP pada MODE DHCP tadi untuk menyetingnya kamu bisa lihat pada cara setting MODE DHCP yg tadi, tetapi kamu harus mengisi dengan IP dan Gateaway yg berbeda.
9 | C I S C O S t a t i c , D H C P , & W I F I
10. Untuk Tahap ini adalaha menyetting Router agar IP yg berbeda tadi dapat saling terhubung, setiap IP yg berbeda kita juga menyetting ROUTER yg berbeda pula. Untuk pertama kita akan menyetting ROUTER pada MODE STATIC. Yaitu sebagai berikut. MODE STATIC Caranya dengan Klik ROUTER> Config> Fastethernet0/0 (karena pada MODE STATIC, port yg terhubung ke ROUTER ada pada port Fastethernet0/0)> Klik ON> Isi IP Address dengan Gateaway pada MODE STATIC.
MODE DHCP Caranya dengan Klik ROUTER> Config> Fastethernet1/0 (karena pada MODE DHCP, port yg terhubung ke ROUTER ada pada port Fastethernet1/0)> Klik ON> Isi IP Address dengan Gateaway pada MODE DHCP.
10 | C I S C O S t a t i c , D H C P , & W I F I
MODE WIFI Caranya dengan Klik ROUTER> Config> Fastethernet6/0 (karena pada MODE WIFI, port yg terhubung ke ROUTER ada pada port Fastethernet6/0)> Klik ON> Isi IP Address dengan Gateaway pada MODE WIFI.
Untuk langkah selanjutnya Berilah RIP pada setiap masing-masing IP pada MODE yg berbeda, dengan cara Klik ROUTER> Config> RIP> Isi Tabel NETWORK dengan Gateaway masing masing Mode> Klik Add.
11 | C I S C O S t a t i c , D H C P , & W I F I
11. Langkah terakhir adalah pengecek-an kesetiap MODE apakah terhubung atau tidak, cara nya adalah dengan Klik pada ICON SURAT> Pilih PC yg ingin dicoba> Klik PC yg berbeda untuk mengetahui terhubung dengan PC itu apa tidak> lalu liat dikolom bawah kanan Apakah succesful ata failed
12.selesai.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar